Akhirnya bertemu
Setelah chatan dengan akma tadi, reyna kesal karena ia masih belum bertemu akma secara langsung. Pikiran nya kini menduga duga bahwa akma sengaja tak mau bertemu dengannya karena memiliki perempuan lain.
Reyna langsung pergi menuju alun alun untuk menghilangkan rasa penat di kepalanya, berharap ada makanan yang bisa membuat rasa kesal dan penat nya hilang.
Setelah mendapatkan makanan favoritnya Reyna duduk di bangku dekat trampolin lalu ia memakan makanannya, setelah itu ia melamun.
“Kapan gue bisa ketemu si akma secara langsung” batinnya.
Tanpa Reyna sadari akma kini telah berada di dekatnya tepatnya di belakang reyna, akma dari tadi terus tersenyum karena membayangkan betapa kesalnya sang kekasih dengan respon nya tadi di chat.
“HEI” Sapa akma sambil memegang pundak reyna
“Astaga kaget” ucap reyna sambil menepuk dada nya pelan
“Haha maaf” akma tertawa
“Kok kamu bisa ada disini?” tanya Reyna
“Kan aku mau nemuin kamu” sahut akma
“Maafin aku ya selama ini selalu nunda nunda buat ketemu kamu, aku bukannya gak mau ketemu kamu tapi akhir akhir ini aku sibuk sayang, maafin aku, ya? aku gak punya perempuan lain kok, aku cuma punya kamu” sambungnya lagi
Reyna langsung tersenyum dan berusaha tenang di hadapan akma, padahal hatinya kini sedang berantakan karena ucapan akma barusan.
“Kamu maafin aku gak, sayang?”
“Iya iyaa aku maafin kok” jawab reyna diakhiri dengan senyuman yang membuat hati akma menghangat.
Akma langsung menarik reyna ke dekapannya, memeluk nya erat seolah tak ingin kehilangan.
“Terima kasih ya sayang sudah mengerti” Ucap akma masih dengan memeluk erat tubuh reyna
Reyna hanya membalas dengan anggukan.
Reyna senang karena akhirnya ia bisa bertemu dengan akma secara langsung, reyna tidak menyangka bahwa akma akan datang menemuinya. Reyna sangat bahagia begitupula dengan akma.
• THE END