Kayla, kamu dimana? Aku rindu.
Sudah hampir 1 Minggu Kayla pergi dari rumah, dan 1 Minggu juga Kayla tidak memberi kabar.
Vano memutuskan untuk mencari Kayla ke rumah bundanya, siapa tahu Kayla ada disana.
Sesampainya di rumah bundanya Kayla, Vano langsung disambut hangat oleh bundanya Kayla.
“Eh nak Vano ada apa kemari?” Tanya Nita tersenyum ramah.
“Kayla ada disini gak Bun?” Tanya Vano.
“Kayla dari sejak kalian menikah tidak pernah lagi kemari nak, memangnya kenapa?” Jawab Nita, karena menurut Nita aneh saja Vano bertanya seperti itu padahal kan Kayla selalu bersama Vano setiap hari.
“Kayla pergi dari rumah Bun.” Ucap Vano pelan lalu ia menundukkan kepalanya.
“Pergi dari rumah? Sejak kapan?” Nita kaget ia sama sekali tidak mengetahui bahwa Kayla pergi dari rumah Vano, karena Kayla juga tidak memberitahunya.
“1 Minggu yang lalu, maafin Vano Bun karena gak becus jagain Kayla.” Ucap Vano lalu mencium tangan bunda Kayla.
“Kalian ada masalah apa?”
“Vano salah paham sama Kayla Bun, karena dia sering banget jalan sama mantannya.” Jawab Vano jujur.
“Aksa?” Tanya Nita.
“Iya Bunda.”
“Kok bisa?”
“Kayla kerja di kantornya Aksa, udah Vano larang buat dia kerja tapi kata Kayla biar gak bosen aja.” Vano kembali bersuara ia memutuskan untuk bercerita kepada bunda Kayla.
“Ya Allah, bunda bener bener gak tau nak, Kayla ada dimana, coba kamu chat siapa tau Kayla jawab?” Pinta Nita, karena biasanya ketika Kayla sedang ada masalah ia tidak mungkin kabur paling juga menenangkan diri di suatu tempat.
“Udah Bun, tapi gak di bales.” Jawab Vano.
“Yaudah kalo gitu Vano pamit ya Bun, Vano mau lanjut cari Kayla.” Sambungnya lagi lalu mencium tangan bunda Kayla.
“Hati hati nak.”
Vano sudah lelah terus mencari Kayla dan hasilnya juga nihil, harus kemana lagi Vano mencari Kayla ia ingin sekali bertemu Kayla, ia ingin meminta maaf kepada istrinya itu.
Bahkan ketika hujan mengguyur pun Vano masih tetapi mencari Kayla.
“Kayla, kamu dimana? Aku rindu.” Batinnya.