Kecewa

Hari ini Vano dan keluarganya berkunjung ke rumah Kayla, hendak membicarakan pernikahannya. Sebenarnya vano sangat malas karena baru saja ia tidur beberapa jam sudah di bangunkan oleh notif chat dari mamanya.

Kini mereka sudah sampai di rumah kayla, Vano dan keluarganya langsung disambut hangat oleh yuna bunda kayla.

“Begini bu, kami datang kesini untuk membicarakan pernikahan vano dengan kayla, bagaimana apakah bu yuna dengan kayla sudah setuju kami percepat pernikahannya?” ucap nita, sebetulnya nita juga sudah memberitahu yuna lewat chat tetapi mungkin karena kurang jelas nita memutuskan untuk mengunjungi rumah kayla.

“Saya sih setuju saja bu, tetapi tidak tahu kalau kayla” jawab yuna.

“Gimana sayang, kamu setuju? Oh iya kamu sudah memutuskan pacar mu itu?” Tanya yuna, Kayla hanya menunduk dan belum memberi respon apapun.

“Gimana kayla apakah kamu setuju?” Kali ini Nita bertanya sembari tersenyum kepada kayla.

“Iya Tante” jawab kayla pelan, Kayla juga sebetulnya tidak ingin pernikahan ini di percepat karena kayla masih ingin berhubungan dengan aksa.

Tanpa mereka semua sadari aksa mendengar pembicaraan mereka sambil membawa bunga untuk kayla, karena Aksa ingin memberikan suprise untuk kayla.

Dan tidak sengaja bunga yang dibawa Aksa terjatuh kayla sontak kaget dan langsung mengejar aksa.

“Aksa tunggu!” Teriak kayla.

aksa terus melangkahkan kaki nya cepat agar kayla tidak bisa mengejarnya.

“Aksa tolong dengerin penjelasan aku, aku mohon sa” kayla memohon dari kejauhan kepada aksa.

Aksa pun berhenti karena tidak tega dengan kayla yang mengejarnya sedari tadi.

“Apa kamu mau jelasin apa lagi?” Tanya aksa dengan nada sedikit emosi

“Aku minta maaf sama kamu karena udah sembunyiin hal ini, aku gak bermaksud bohongin kamu aku juga gak mau menikah dengan orang yang gak aku kenal kalo bukan karena alm. Ayah, tolong maafin aku Aksa.” Ucap kayla memohon.

Aksa hanya terdiam, berusaha menahan air matanya agar tidak terjatuh.

Aksa dengan kayla memang sudah lama menjalin hubungan dari sejak mereka SMA hingga saat ini, tetapi memang ayah kayla tidak suka dengan aksa entah apa sebabnya oleh karena itu ayah kayla menjodohkan Kayla dengan anak temannya.

“Aksa tolong maafin aku”

Aksa hanya mengangguk pelan.

“Terus hubungan kita?” Tanya aksa

“Maaf aksa hubungan kita harus berakhir, tapi kalaupun hubungan kita berakhir kita masih bisa jadi sahabat kan sa?” Ucap kayla sembari menatap Aksa dengan tatapan sendu.

Aksa menghembuskan nafas kasar “Yaudah kalo emang hubungan kita harus berakhir ya mau gimana lagi.”

“Iya kita masih bisa jadi sahabat, terima kasih ya kayla, terima kasih untuk waktunya, aku bahagia pernah menjadi orang yang sangat kamu cintai.”

“Aksa, terima kasih juga untuk semuanya maafin aku ya sa.”

Kayla langsung pergi meninggalkan aksa, sembari mengelap air matanya yang sudah terjatuh sejak tadi berbicara dengan Aksa.