Tendangan kedua.

Cw// kissing

Vano mematikan handphone nya, dan langsung berjalan cepat menuju kamar, dengan perasaan gelisah karena takut Kayla marah padanya dan mendiaminya seperti waktu itu.

Sesampainya di depan kamar, Vano menarik napas dalam-dalam lalu membuangnya Vano terus melakukan hal itu sebanyak 3x lalu membuka pintu kamarnya pelan.

Disaat Vano sedang menutup pintu kamarnya, tiba-tiba Kayla memeluknya dari belakang sambil membawa buket bunga yang semalam Vano berikan.

Vano kaget tetapi juga senang karena istrinya itu tidak marah padanya, pikirannya ternyata salah.

“Mas makasih banyakkkkkk.” Ucap Kayla.

“Iya sama-sama sayang, maafin aku ya.”

Kayla melepaskan pelukannya “Iya gak apa-apa mas, aku ngerti.”

“Gimana kamu suka sama bunganya?” Tanya Vano sedikit khawatir, takut Kayla tidak menyukai bunga pemberian nya.

“Sukaa banget, i love you sayang.” Ucap Kayla, lalu mencium bibir Vano sekilas.

Vano terkejut, lalu menarik Kayla dan mempersatukan bibir mereka. Melumatnya dengan penuh kasih sayang begitupula sebaliknya dan disaat ciuman mereka semakin panas, tiba-tiba Kayla mengaduh kesakitan sambil memegangi perutnya.

Kayla melepaskan tautan bibir mereka “Aw, aw, sebentar mas.”

Vano langsung menidurkan Kayla di atas ranjang.

“Mas sakit.” Ucap Kayla.

Vano ikut berbaring di samping Kayla, lalu menyeimbangkan tubuhnya dengan perut Kayla, mengelusnya dengan penuh kasih sayang, lalu Vano berusaha menenangkan anaknya itu.

“Sayangnya papa, lagi apa nak? Sampe-sampe kamu ganggu ciuman kami tadi, mama kamu kesakitan nih gara-gara kamu aktif terus dari tadi.”

“Mas dedek bayinya udah gak nendang lagi, kayaknya dia dengerin omongan kamu barusan. Wah hebat banget langsung nurut sama papanya, giliran sama aku dia gak berenti nendangnya huffft.”

“Haha syukur deh sayang, kamu udah gak sakit lagi kan?” Tanya Vano, kini posisi nya suda seimbang dengan Kayla.

“Iya.”

“Ayok kita lanjut yang tadi.”

“Iya sayang.” Jawab Kayla pasrah.

Dan pagi itu mereka melanjutkan adegan panas yang tadi sempat terhenti karena tendangan bayi mereka.