Wordsmith

Reader

Read the latest posts from Wordsmith.

from trimbakeshwar

त्र्यंबकेश्वर पुरोहितसंघ पंडितजी

https://www.purohitsangh.org/hindi/trimbakeshwar-guruji त्र्यंबक शहर में स्थित त्र्यंबकेश्वर मंदिर नासिक (महाराष्ट्र) के पास स्थित भगवान महादेव को समर्पित है। त्र्यंबकेश्वर में कई पंडित और ब्राह्मण हैं जिन्होंने विभिन्न पूजाएं करते है । श्री नानासाहेब पेशवा द्वारा प्रदत्त कानूनी अधिकार वाले गुरूजी ही त्रयंबकेश्वर मंदिर में पूजा करने के लिए प्रवेश करेंगे। ताम्रपत्रधारी (प्राचीन तांबे के शिलालेख) पुजारियों को केवल मंदिर परिसर में विभिन्न पूजा करने की अनुमति है। वे “पुरोहित संघ” नामक संगठन का हिस्सा हैं। पिछले 1200 वर्षों से वे त्रयंबकेश्वर नगरी में कार्य कर रहे हैं और सभी प्रकार के धार्मिक अनुष्ठान कर रहे हैं और वह श्री त्रयंबकेश्वर के उपाध्याय हैं।

वह त्रयंबकेश्वर मंदिर ट्रस्ट के सदस्य हैं। ये त्र्यंबक शहर के स्थानीय पंडित हैं। पुरोहित संघ पंडितों को ताम्रपत्रधारी गुरुजी भी कहा जाता है क्योंकि उन्हें त्रयंबकेश्वर मंदिर में पूजा करने का कानूनी जन्मसिद्ध अधिकार प्राप्त है। पुरोहित संघ के त्रयंबकेश्वर मंदिर की आधिकारिक वेबसाइट की मदद से आप पंडित/पूजा की ऑनलाइन बुकिंग कर सकते हैं। त्र्यंबकेश्वर मंदिर में पूजा करने वाले गुरुजी के बारे में आपको एक क्लिक में पूरी जानकारी मिल जाएगी। यहां आपके लिए वर्णित कुछ पूजाएं हैं। पूजा के नाम पर क्लिक करने पर आपको त्र्यंबकेश्वर मंदिर नासिक में किए गए अनुष्ठानों के बारे में विस्तृत जानकारी मिलेगी।

त्र्यंबकेश्वर में विविध पूजा https://www.purohitsangh.org/hindi/trimbakeshwar-guruji नारायण नागबली पूजा, नागबली पूजा, काल सर्प पूजा, कुंभ विवाह, महामृत्युंजय मंत्र जप मल विधि, रुद्र अभिषेक आदि का आयोजन किया गया। प्राचीन शास्त्रों के अनुसार, भगवान त्रयंबकेश्वर की पूजा करना और त्रयंबकेश्वर मंदिर में पूजा करना किसी भी मंदिर में करने से अधिक महत्वपूर्ण है। अन्य स्थानों पर या त्रयंबकेश्वर ज्योतिर्लिंग मंदिर के बाहर। आधिकारिक पुजारी सभी पूजा कर सकते हैं; “पुरोहित संघ” संगठन ब्राह्मणों और त्र्यंबकेश्वर में काम करने वाले सभी भक्तों को विभिन्न सुविधाएं प्रदान करता है। शुभ तिथि और समय (मुहूर्त) की पूजा हमारे पुरोहित कर सकते हैं। केवल पुजारी ही त्रयंबकेश्वर मंदिर में प्रवेश कर सकते हैं, जैसा कि श्री द्वारा दी गई विरासत है। नानासाहेब पेशवा ने नासिक के त्र्यंबकेश्वर मंदिर में पूजा अर्चना की।

कई ब्राह्मण और पंडित कालसर्प योग शांति पूजा, नारायण नागबली पूजा, महामृत्युंजय मंत्र जप मल विधि, कुंभ विवाह, रुद्र अभिषेक, त्रिपिंडी श्राद्ध और अन्य अनुष्ठान करते हैं। लेकिन ईमानदार और शासकीय त्रयंबकेश्वर गुरुजी के मार्गदर्शन में ऐसे अनुष्ठान करना अधिक फलदायी है क्योंकि उन पुरोहितों के पास प्राचीन ताम्रपत्रों (अर्थात तांबे के पत्ते या ताम्रासन) में शिलालेख हैं और उन्हें पूजा करने का कानूनी अधिकार है। त्रयम्बकेश्वर में कई गुरुजी इतने वर्षों से वैदिक अभ्यास में हैं। कुछ गुरुजी भी वैदिक अनुष्ठानों का पालन करते थे और उनकी पूजा करते थे और वेदों और वैदिक प्रथाओं के गहन ज्ञान के लिए लोगों द्वारा सम्मानित किए गए थे।

 
Read more...

from aussieplaycasino

How to cheat online casino aussieplaycasino.bet

Online casino games are a fun and exciting way to spend some time, but if you're looking to cheat the system and take home more cash than you should, you're in for a world of hurt. In this article, we'll talk about how to cheat online casino games – and why you really shouldn't. Reward Points, Bonus Cash and Weekly Cashbacks. If you're looking to cheat online casino games, there are a few ways that you might be able to do so. One of these is by taking advantage of reward points programs, bonus cash offers, and weekly cashback. However, if you're caught doing this, your account will likely be banned and you could even end up facing legal charges for fraud.

Welcome to the exciting world of aussieplaycasino.bet rewards!

Here at our online casino, we love rewarding our players for their loyalty. That's why we offer a range of fantastic rewards, including reward points, bonus cash, and weekly cashback. So what are you waiting for? Start playing today at aussieplaycasino.bet and start racking up those rewards! You enjoy gambling, but you don't always have the time or money to go to a casino. Not only do you have to find time to leave your house and go to a casino, but you also have to be concerned about losing money. What if there was a method of gaming from the comfort of your own home that still rewarded real cash?

Please tell me which of them is the finest casino game

There is no such thing as the best casino game. Every casino game has its own set of features and drawbacks. You should experiment with a variety of games until you discover one that works for you. Slots, poker, blackjack, roulette, and baccarat are some of the most popular casino games. There is no doubt that there is a game out there that I believe is the greatest casino game. Poker is a well-known card game that can be played at any skill level. There's always something new to learn about poker, regardless of your experience level. Furthermore, with so many distinct variants of the game available – from Texas Hold 'em

Suppliers of software

The software that runs an online casino is provided by software suppliers. They are in charge of ensuring that the games are fair and enjoyable to play, as well as keeping track of players' progress and ensuring their safety. Playtech, Microgaming, and NetEnt are just a few of the prominent names in the industry that provide gaming to casinos. If you're searching for a casino with high-quality games, look for one that is powered by one of these software suppliers. So, why wait? Visit your favorite online casino right now and start playing the greatest gaming software available!

  • Suppliers of software should be able to provide a variety of games;
  • Should also have a strong customer service presence;
  • Third-party verification is important for ensuring fair gaming practices.

How to cheat online casino aussieplaycasino.bet

Lists of casinos accepting deposits and withdrawals. Community

There are many online casinos that accept deposits and withdrawals from Australian players. You can find a list of them on online casino communities, where players share their experiences with different casinos. Make sure to read the reviews before you sign up and start playing. That way, you can be sure that you're playing at a safe and reputable casino. You love to gamble, but don't always have the time or money to go to a casino. Not only do you have to find time to leave your house and go to a casino, but you also have to worry about losing money. What if there was a way to gamble from the comfort of your own home, while still winning real cash? Thankfully, there is – and it's called online casino gambling. With an online casino, you can play all your favorite games in the comfort of your own home – and win real money while doing so!

 
Читать дальше...

from drikkes

Also doch

Gerade kam ein Papierbrief von der KVB an, das 9-Euro-Ticket gibt es jetzt für Juni bis August 2022 doch.

Mein Arbeitgeber freut sich bestimmt, daß er drei Monate lang weniger für mein Jobticket zahlen muß.

 
Read more...

from Carouselle's Works

Falling so madly in love with you is a tragedy. Nothing in my world will ever seem so beautiful again.— Michael Faudet

Giselle sudah lelah menunggu Karina, kini sudah hampir lewat tengah malam. Jamuan makan pernikahan Karina dengan pria yang bahkan ia tak ingin sebutkan namanya itu, mengapa begitu lama? Bukannya besok mereka juga bertemu lagi di resepsi? Giselle tidak bisa mengerti pikiran orang-orang kaya dan keinginan mereka untuk berkumpul-kumpul tidak penting.

Ia memutuskan untuk membeli kopi di kedai kopi sebelah gedung apartemennya. Kedai kopi itu sungguhlah penyelamat hidupnya. Mereka selalu buka 24 jam, cocok untuk manusia yang suka berburu kopi malam-malam sepertinya.

Barista yang berjaga malam kali ini tersenyum kepadanya. Pria ramah yang selalu tidak pernah absen untuk mengajaknya bicara setiap kali Giselle berkunjung. Bagaimana bisa pria itu terlihat begitu bahagia setiap saat? Pekerjaan penuh masalah yang ia lakukan tidak memungkinkan dirinya untuk selalu bahagia seperti itu.

Saat bahagianya hanya terjadi ketika makan siang, mengobrol dengan rekan jaksanya. Atau saat ia menemukan kopi yang pas dengan seleranya. Dan yang terakhir saat ia bersama dengan Karina, kekasihnya. Giselle jadi berangan-angan, apakah ia tetap bisa bahagia saat bersama Karina setelah kekacauan besok?

Giselle memasukkan pin pintu apartemennya setelah mendapatkan segelas Vanilla Latte. Karina bahkan belum menghubunginya sampai kini. Padahal ia berharap bisa menghabiskan waktu dengan Karina lebih lama. Betapa terkejutnya ia saat ia membuka pintu dan ada orang yang langsung mencium bibirnya. Gadis itu menahan leher Giselle dengan tangan kanan, dan menggunakan tangan kirinya untuk menutup pintu apartemen.

Keterkejutannya tidak bertahan lama, karena ia langsung mengenali bibir yang sedang menciumnya itu. Giselle membalas ciuman itu dengan sama intensnya setelah sadar bahwa ia adalah Karina. Tangan kanan Giselle masih memegang kopi, dan tangan kirinya ia letakkan di pinggang Karina. Mendekatkan tubuh mereka yang sudah hampir tidak berjarak.

Karina berjalan mundur menuju sofa, ia bahkan tidak memberikan Giselle kesempatan untuk meletakkan kopinya. Mereka terus berciuman sampai lutut belakang Karina menyentuh sofa. Menyadari Karina berhenti berjalan, Giselle mendorong sedikit tubuh Karina.

“Sebentar.” Giselle meletakkan kopinya ke pantry yang berada di dekat sofa.

“You tastes like vanilla.”

Karina mengejar bibir Giselle lagi, tidak memberinya kesempatan untuk bernafas. Giselle bisa melakukan apa yang ia suka tiap kali mencium Karina kini karena ia sudah tidak memegang kopi. Menelusupkan jemarinya ke surai ungu milik Karina.

Giselle sedikit menarik rambut Karina saat Karina menggigit bibir bawahnya. Giselle melenguh, dan Karina menggunakan kesempatan itu untuk memasukkan lidahnya. “I can taste your coffee now.” Karina berbisik ditengah ciuman mereka.

“Hmm, shut up.” Giselle menarik Karina untuk duduk di sofa. Giselle memposisikan dirinya untuk duduk di pangkuan Karina. Melanjutkan ciuman intens yang mereka lakukan.

“Aku yang minta ini, tapi kenapa kok kayaknya kamu yang lebih pengen?” Giselle bertanya sambil menciumi leher Karina. Menahan dirinya untuk tidak membuat tanda karena ia masih punya kesadaran diri.

“Aku tadi masuk apartemen, kamu gak ada, kukira kamu ninggalin aku.” Ucap Karina sambil menengadahkan kepalanya.

Giselle selalu memberikan perhatian lebih ke leher Karina. Ia rasa itu adalah bagian tubuh Karina yang menjadi favoritnya. Jemarinya menyusuri leher Karina yang jenjang. Mulai dari rahang, turun ke leher, menuju ke belakang leher Karina.

“Tapi kamu yang ninggalin aku Rin, you know that. Tapi kita gak akan ngomongin itu sekarang, we got something more important to do.” Giselle menarik blouse Karina ke atas.

Karina memakai lace bra hitam malam ini, warna kesukaan Giselle. “Kamu lebih seksi pakai hitam, you know that right?” Giselle berbisik ke telinga Karina, dan menggigit daun telinga Karina di akhir kalimat. Giselle bisa merasakan tubuh Karina menegang, telinganya adalah bagian paling sensitif milik Karina.

“Sengaja sih.”

Karina meremas paha Giselle dengan kedua tangannya, membuat Giselle melenguh. Giselle bisa merasakan adrenalinenya meningkat. Bagian bawah perutnya terasa lucu. Ia berusaha menghiraukan perasaan lain yang muncul di relung hatinya. Karina miliknya. Giselle berusaha meyakinkan dirinya sendiri.

“Gigi...” Giselle bisa merasakan keraguan di kalimat Karina. Ia rasa Karina menyadari kekacauan di pikirannya. Jadi Giselle memutuskan untuk fokus ke leher Karina lagi saja. Menciumi lehernya, mengikuti alur dari otot lehernya yang terlihat jelas. Mengikuti tulang leher hingga tulang selangka Karina yang begitu jelas terlihat, membuat figurnya menjadi makin sempurna. Ciumannya lalu turun ke dada Karina.

“Dress kamu besok, bagian ini kelihatan gak?” Tanya Giselle sambil menciumi dada Karina.

“Yang bagian atas kelihatan, tapi bawahnya engga.” Karina menjawab dengan tidak fokus.

“I'll mark you there, you're mine.”

“Iya, aku punya kamu Gi.”

Giselle melakukannya karena sudah mendapatkan persetujuan dari Karina. Ia turun dari pangkuan Karina. Memposisikan dirinya diantara kaki Karina. Mulai dari perut bagian bawah pusarnya, sampai ke dada bagian bawah Karina ia beri tanda. Karina miliknya. Giselle meyakinkan dirinya sekali lagi.

Karina menarik wajah Giselle untuk mendekat padanya. Mencium bibirnya lagi, menggigit kecil bibir bawah Giselle. Karina berdiri dari sofa, lalu mengangkat tubuh Giselle. Giselle yang terkejut melingkarkan lengannya ke leher Karina.

Karina membawa Giselle ke kasur, membaringkan tubuhnya. Karina memandang kebawah dengan lekat. Seolah ingin mengabadikan Giselle yang sedang berada di bawahnya. Karina membuka kancing kemeja Giselle satu-persatu. Ia tidak berhenti menciumi leher Giselle ketika melepaskan kemejanya.

“Aku cinta kamu Gi, kamu satu-satunya yang aku cinta. Jangan tinggalin aku.” Ucap Karina di leher Giselle.

Giselle memeluk kepala Karina, memasukkan jemarinya ke sela rambut Karina. “Aku juga cinta kamu Rin.”

♧ ♧ ♧

Giselle merasakan kasur sampingnya sudah dingin ketika ia terbangun di pagi hari. Karina pasti meninggalkannya saat ia sudah tertidur semalam. Giselle menahan air matanya. Tidak, ia tidak boleh menangis. Giselle menguatkan dirinya sendiri sambil meremas selimut yang menutupi tubuhnya. Karina miliknya. Giselle berusaha tetap meyakini itu meskipun hatinya terasa seperti terbakar.

Seperti ada yang meremas jantungnya, dan tidak melepasnya sampai ia tidak bisa bernafas. Rasanya ia telah kehilangan hal yang paling berharga dalam hidupnya. Meskipun Karina berusaha meyakinkan dirinya bahwa ia tetap milik Giselle.

Giselle memejamkan matanya, air matanya sudah tidak terbendung lagi. Tubuhnya bergetar hebat karena tangisannya. Ia berusaha tidak mengeluarkan suara. Ia tidak ingin mendengarkan dirinya sendiri menangisi kekasihnya seperti pecundang.

Ia masih belum ingin mengakui bahwa keputusannya untuk tetap bertahan dengan Karina bukanlah ide yang bagus. Giselle hanya meringkuk, berharap semua kekacauan yang terjadi di hidupnya ini hanyalah sebuah mimpi. Giselle tidak ingin mengakui bahwa mencintai Karina dengan gila seperti ini, bisa membuat hidupnya menjadi sebuah tragedi.

♧ ♧ ♧
 
Read more...

from Roche Limit

Shovelling It In

It is easy, under the pressure of exams, to focus on revising the material as easily and quickly as possible. Creating and reading through summaries can give you that warm feeling of having made rapid progress. You copied key points from your textbook yesterday, and reading through your notes it all looks familiar and you feel that it has been learned. You go into class and your teacher reviews what was covered last lesson, and you recognise all that is said. You become more confident that you are done, that reading through your notes again before the exam will get you through comfortably. But the exam doesn't go well, so next time you work harder, write more notes, listen more carefully to the teacher in the reviews. You work harder and harder, but the grade improvements don't come. What is going wrong?

The problem is that the students efforts are being directed towards inefficient methods. Practising the shovelling in of knowledge does not effectively improve your ability to retrieve that knowledge on demand. Working hard on giving yourself opportunities to recognise what you read only serves to verify that you have learned something, when what is needed is to develop the ability to recall that something when it is needed. Developing this different skill needs a different approach.

Short and Long Term Memory

There are two forms of memory important here, and two processes for each. There is long term memory, and short term memory, and for each memory there is a storage strength and a retrieval strength. The main errors made by learners, and their teachers, is to rely on tasks that focus either on retrieval from short term memory or on developing memory storage strength, when the target is to improve the retrieval strength of long term memories.

Common activities in classrooms, such as end of lesson quizzes or the banks of similar problems as is common in Mathematics lessons, can rely more on short term than long term memories. Once you have done the first exercise,and have recalled the strategy that was taught a few moments ago, you just have to do the same thing throughout the whole exercise until you reach the end of the page. There is little need to draw on long term memories in this type of task, so the skills practised will often fade rapidly after the lesson has ended.

Similarly, reading or recognition based tasks, such as reviewing notes or completing multiple choice questions where all the answers are there in front of you, focus on the storage strength of the memories instead of developing the ability to retrieve that same information or strategy. This type of activity can feel rewarding at the time if you recognise the material, but there better ways to ensure that you can perform well when you need to draw on that knowledge.

Focussing of Retrieving from Long Term Memory

There are two aspects to remembering: if you want to be able to recall memories, then you need to specifically practice retrieving them, at the same time as ensuring you are retrieving them from long term storage and not the transient short term working memory in which you hold disposable knowledge. If you practise retrieval immediately after learning or reviewing material than you will slow down the progress of that information into easily available long term memories. Similarly, reading the information you want to be able to recall is not very effective at developing your ability to remember things when the written material is not available to you.

Strategies

There are three simple strategies that all teachers and students should be aware of: retrieval practice, spacing, and interleaving. The first emphasises the retrieval over the storage aspects of the memory, while the others focus on accessing long term rather than short term storage.

Retrieval Practice

An example will help here. Imagine you are the teacher starting a lesson which builds on a concept from a lesson last week. You believe, correctly, that the students will not yet have a strong recollection of the material, so to help them along you spend the first few minutes recapping the key points from that lesson, then move onto today's extensions. What has happened in the students' heads? They have listened carefully, perhaps, but it is the teacher that has practised the retrieval of the ideas, not the students. They have passively checked that they have some stored memories of what you have described. It might improve the storage strength of those memories, but they are unlikely to have improved their abilities to recall that material on demand in the future.

A simple switch by the teacher from a recap to a recall practice exercise significantly improves the essential recall strengths of the memories. This can be as simple as a brain dump (“Everyone, in two minutes write everything you can remember about ...”), or a think-pair-share task with three short questions (“OK, without looking at your notes, write the answers, then discuss with your neighbour.”), or a pre-prepared short online quiz. That's it. Students can do it themselves at home, and even flash-cards can work well with this strategy, as long as they write the answers, or say it out loud, before turning the card over to check. Too many people read the front of the flash-card, then turn it over to check their hunch that they knew the answer, but without practising the recall process before reading the answer defeats the purpose of the exercise.

The key is to declare an answer from memory before checking you're right. That practice then instant feedback cycle has been shown to be very effective at developing the recall strength of memories.

Spacing

Practising the recalling skill right after learning something has benefits, but since you are recalling from short term memory you are not developing the recall strength of the long term memory of that item. You need to allow the idea to fade from short term storage, then any recollection you do will be from the long term storage and it will be strengthened by the process.

A simple strategy is to give a class a test on last week's content, instead of what they have just learned. Or test this lesson's work, but always include a question or two from an earlier topic. Doing some recall practice tasks at the end of the lesson students learned will be improved by delaying it until the start of the next lesson. And so on. It should be no surprise that practising the retrieval of memories improves that ability over time, but sadly many students and teachers are keen on sticking to the traditional approaches that have been transmitted to teachers from their student experiences without modification.

Interleaving

When you have a series of near identical problems to solve, especially common in STEM courses, after you have recalled a strategy for question 1, question 2 them becomes a case of simply retrieving from short term memory what you did a moment ago. It would be more effective if you can force the retrieval from long term storage for every question, and this can be done by interleaving questions with even slightly different demands into the one exercise. So, for example, instead of having twenty questions on dividing fractions, mix in questions on adding or multiplying fractions so the student has to select a different strategy each time instead of just doing the same as last time. The key is to enforce the retrieval of a strategy or fact each time, so that the practised recollection is happening from long term rather than short term memories.

Improving Student Progress Through Picking the Low Hanging Fruit

Every teacher should be aware of these strategies and be using them every day in the classroom or lecture hall. Even if they are not, we should be teaching them to the students so they can make better use of their time. Some will want to do the easy thing of continuing with the comfortable and familiar processes they have used somewhat successfully for years. But others can really benefit from making more efficient use of their, or their students', time. These modifications to the practice of learning are simple and can be incorporated easily into most schemes of work and lessons, and into private revision schedules.

 
Read more...

from Music Theory Notebook

There are many ways to start talking about music, now after some experience of teaching theory I notice that starting here tends to yield the best results. For some time it will seem that my approach is not very useful, but trust me it will click later on!

A Major scale is a type of scale, and a scale is a collection of notes. For now let's not worry about what notes belong to a scale, but let's look instead at the index of notes!

By index I mean the number that represents a note inside a scale. Many scales have 7 notes, some other scales have more than or less than 7 notes and they are commonly referred to as “artificial scales” or “synthetic scale”.

For now we will focus on scales with 7 notes, and to get fancy up in here we will call these type of scales “diatonic scales”.

I like to look at the meaning of new words, to me it's helpful when confronted with weird stuff like diatonic. Diatonic comes from Greek, dia means through or belonging to, and tonos means tone. So Diatonic literally means “that belongs to a tone or a scale”.

Diatonic Non-Diatonic
That belongs to a Major scale Does not belong to a Major scale

So a non diatonic scale is a scale not alike a major scale:

Diatonic Scale Artificial Scale
Major scale Not a Major Scale
7 notes Not 7 notes, can be more or less notes

A Diatonic scale follows certain “rules”, more less it follows a pattern. For now we will not focus on said pattern, instead on the note index. In musical terms, the index is referred to as the scale degree.

Here's the scale degrees of a Major scale:

1 2 3 4 5 6 7

Looks simple right? Just numbers 1 to 7... Well it's because it is simple! These numbers from 1-7 have multiple meanings and if you understand all of them you will very easily understand melodies, intervals, chords, song progressions, available tensions and much more!

Now, let's think of notes for a second.....

Notes have letter names, they are named after letters from the alphabet. The note names are so intertwined with the diatonic major scale that there are only 7 letter names from the alphabet to represent the 7 notes from a diatonic scale. Sounds confusing? Take a look at this: The note names are A, B, C, D, E, F and G.

7 letters from the alphabet for 7 scale degrees, 7 notes to fill a 7 note scale.

But if you look at an instrument you'll notice there are many more notes than just 7. A full sized grand piano has 88 keys! Well, turns out that the note names repeat, You have the notes A though G and then back to A, and so on.

On a piano, the notes A through G are represented by the white keys. And there are some black notes in between some white keys. Those black notes don't have names for themselves. They are called in reference to the notes around them.

For example the note C sharp is the note just above the note C. And the note A flat is the note just below A.

“Sharp-ed” notes are referred to with the simbol “”, and “flat-ed” notes are referred to with the symbol “”. Now on the internet it's easier to type # and b for sharps and flats.

In addition to sharps and flats we also have “naturals”, meaning a note without any modifications. B natural is the same note as B with no sharps and flats. The natural symbol is “♮” and due to its function it is often written out in English (for example “play an F natural instead of an F#”).

Notes that don't claim to be flat or sharp are natural by default. So C is the same as C natural.

Sharp Flat natural
To raise a note in pitch by 1 note To lower a note in pitch by 1 note nor # or b
♯, or # ♭, or b (in lowercase)

Why am I going on and on about sharps and flats?

Because we use them for tell apart a Major scale from other scales!

For example, this is a Major scale:

1 2 3 4 5 6 7

while this is not a major scale:

1 2 3 4 5 6 b7

This is some other scale, but because the 7th degree is flattened it's some other scale. If the 7th were a natural it would be a Major scale!

This is a long way to say that a Major scale is 1-7 and nothing else!

A Diatonic scale is a scale related to the Major scale, all diatonic scales share many characteristics, one of them is that they have 7 notes. So the scale above (with the flattened 7th) is not a Major scale, but it's still a Diatonic scale. Because it's related to the Major scale, because it also has 7 notes. There are other characteristics that play in here but we will go over them later.

So that's it! The Major scale is 1 2 3 4 5 6 7! Later we will look at the names of the notes rather than the numbers, but for now that's it! What about 1 2 b3 4 5 6 b7? That aint Major, it has flats... and what about 1 2 3 #4 5 6 7? Nope, sharped 4, not Major!

 
Read more...

from Autac, Inc.

Custom Coiled Cords

Why would you need Custom Coiled Cords?

You can find custom coil cords in a variety of places. You may use them in everything from music studio headphones and instrument connections to car chargers for your phone. Because of their extreme versatility, you may use them in various industries, including telecommunications, medical, and the military. Thre are several reasons you would want to engage with a manufacturer to develop a coiled cable instead of a standard wire.

Get the most durable cords. One of the key reasons to pick a curly cord over a straight cable is that it must be able to survive being extended and retracted frequently as part of the product's everyday operation. This implies that various steps are performed throughout the design phase to guarantee that the finished product can withstand the extra pressures that a coiled cable requires. This might entail adding extra reinforcement at the connections or using a more flexible conductor material.

Conserve Space with the help of Custom Coiled Cords The most important feature is the capacity to lengthen and retract a unique coil cable. One of the reasons for this feature's popularity is that it saves space. While a piece of equipment has a long-reach cord, it might be cumbersome when not in use. Straight cables coiled into a coil near machinery are dangerous, but they can also shorten the cord's lifespan due to extra stressors such as twisting and bending. You may address these issues and many others by creating a custom coil cord.

Increase Efficiency & keep the cables organized Because you may create custom coil cables to transport many signals, they can boost efficiency. For example, it could make sense to build a single curly cord that transports both energy and data for a particular piece of equipment. Working with a professional custom cable assembly maker to design a coil cord that combines many types of wires will make your workplace more organized and make it safer.

Curly cords are ubiquitous due to their adaptability. Because they are robust and handy, you can utilize these handy cables in various applications. When producing a custom coil cord, like with other forms of bespoke wires, it's critical to deal with an expert cable assembly maker. Meridian Cable offers a wide range of experience designing, extruding, and coiling curly cables for various applications. No matter what your bespoke cable's intended function is, our staff takes the time to learn all of your specifications so that we can deliver a final product that fulfills your expectations.

Contact Autacus when you're ready to start your next bespoke coil cord project. We hope to speak with you soon.

Read More: https://autacusa.com/

 
Read more...

from Die Eisenbahn – das unbekannte Verkehrswesen

Für den Laien ist das Thema klar: Wenn es auf Schienen steht oder fährt bzw. stehen oder fahren könnte, ist es ein Zug. Der Laie würde auch einen irgendwo als Lagerraum aufgestellten einzelnen Güterwagen oder eine Denkmallok als „Zug“ bezeichnen.

Inzwischen wird „Zug“ sogar schon synonym für „Eisenbahn“ verwendet, weil es einen Buchstaben weniger hat als „Bahn“. Daher grassiert auch der Begriff „Zugstrecke“ für jedes Stück Gleis, das irgendwo herumliegt und nicht erkennbar einem Bahnhof zuzuordnen ist.

Das wird jetzt fast jeden erstaunen, aber: Das ist eklatant falsch.

Was ist denn jetzt ein Zug?

Zunächst einmal beschreibt der Begriff „Zug“ nicht das ganze System Eisenbahn – auch wenn „Zug“ viel bequemer zu sprechen und erst recht zu tippen ist als „Eisenbahn“. Nein, er bezieht sich zunächst einmal nur auf rollendes Material.

Damit das wiederum als Zug gelten kann, müssen zwei grundlegende Voraussetzungen erfüllt sein. Zum einen sollte das Material natürlich in der Lage sein, aus eigener Kraft zu fahren.

Zum anderen muß es so, wie es ist, dafür vorbereitet und vorgesehen sein, auf die Strecke zu fahren – oder eben bereits auf einer Strecke fahren bzw. gerade gefahren sein. Das fängt damit an, daß das Rollmaterial selbst streckentauglich sein muß. Dazu kommen dann noch weitere Punkte, etwa entsprechendes Personal und durchgehende, geprüfte Bremsen, um mit Streckengeschwindigkeit fahren zu dürfen.

Wie und wann wird aus diesem Rollmaterial nun ein Zug? Nun, „Zug“ kann auch kurz für einen Zuglauf im Fahrplan stehen. Das ist zunächst etwas Abstraktes, nicht Greifbares, bis rollendes Material die Zugnummer und die Fahrplantrasse dieses Zuglaufs zugewiesen bekommt und in der Betriebsstelle, wo dieser Zuglauf beginnt, zur Abfahrt bereitgestellt wird.

Dabei ist komplett unerheblich, um wieviele Fahrzeuge es sich handelt. Eine einzelne Lokomotive kann durchaus als Zug gelten – wenn sie von einem Triebfahrzeugführer von einer Betriebsstelle zu einer anderen über Strecken gefahren wird. Einzelne Triebwagen gelten ja auch als Züge. Bei Leerüberführungen wird aber in beiden Fällen eher von einer Triebfahrzeugfahrt (Tfzf) gesprochen. Früher wurde noch unterschieden zwischen dem Lokzug (Lz) – unabhängig von der Länge – und dem Leertriebwagen (Lt).

Umgekehrt gilt z. B. eine Gruppe Wagen, die innerhalb eines Bahnhofs oder einer anderen Betriebsstelle – also weder auf die Strecke noch von der Strecke – von einer Lokomotive bewegt wird, nicht als Zug, sondern als Rangierabteilung. Wenn die Lok eine nicht zu große Rangierlok ist, wird sie wahrscheinlich nicht von einem Triebfahrzeugführer bedient, sondern von einem Lokrangierführer (die sind billiger, dürfen aber nicht auf die Strecke), und die Lok ist wahrscheinlich das einzige gebremste Fahrzeug in der Fuhre.

Eine Variation der Rangierabteilung ist die Anschlußbedienung. Auch die bewegt sich innerhalb einer Betriebsstelle, also etwa eines Bahnhofs, und dient dazu, Güterwagen zu einem Gleisanschluß zu bringen bzw. von da abzuholen. Das ist also immer noch eine Rangierfahrt.

„Zug“ als Wortbestandteil

Von dieser Definition kann abgewichen werden, wenn „Zug“ nur Bestandteil eines Wortes ist. Ein „Triebwagenzug“ ist immer eine mehrteilige Triebwageneinheit. Ab einer gewissen, nicht näher definierten Länge ist es nicht einmal notwendig, daß alle Fahrzeuge einzeln verfahrbar sein können. Um etwas Verwirrung zu stiften: „Triebzug“ gibt es auch; der hat aber im allgemeinen keine angetriebenen Wagen, sondern einen oder zwei Triebköpfe, die zumindest in Deutschland, Österreich und ein paar anderen Ländern als Triebwagen eingereiht sind.

Stichwort Triebwagen: Bei den S-Bahnen Hamburg und Berlin grassiert der Wortbestandteil „Zug“ in den Bezeichnungen für Längen von S-Bahn-Garnituren. Die kleinste mögliche Einheit ist in Berlin der „Viertelzug“ (zwei Wagen) und in Hamburg der „Halbzug“ (drei Wagen). Aus Viertelzügen werden in Berlin dann die größeren Längen zusammengestellt, die man dann im Betrieb sieht: der „Halbzug“ (zwei Viertelzüge), der „Dreiviertelzug“ (drei Viertelzüge) und der „Vollzug“ (vier Viertelzüge). In Hamburg gibt es den „Kurzzug“ (ein Halbzug), den „Vollzug“ (zwei Halbzüge; die häufigste Länge) und den „Langzug“ (drei Halbzüge).

Sogar ohne Antrieb geht es: Die junge Reichsbahn in der DDR hatte „Doppelstock-Gliederzüge“. Jedes dieser neungliedrigen, zwölfachsigen Fahrzeuge war eigentlich als jeweils ein Wagen eingereiht, wirkte aber für einen einzelnen Wagen etwas sehr lang. Der „Henschel-Wegmann-Zug“ wiederum war eine vierteilige, stromlinienförmige Wagengarnitur, die in den späten 30ern gebaut worden war und von der Bundesbahn Anfang der 50er auf fünf Wagen verlängert wurde. Auch der hatte keinen Eigenantrieb, sondern dafür gab es zwei passende Stromlinienlokomotiven.

Und was soll man jetzt sagen, wenn nicht „Zug“?

Statt wie verrückt mit dem Wort oder Wortbestandteil „Zug“ um sich zu werfen, wo der gar nicht angebracht ist, sollte man Dinge als das bezeichnen, was sie sind: z. B. eine Lok, einen Triebwagen oder ein paar Wagen. „Zug“ kann man immer noch sagen, wenn es auf einer Strecke fährt oder im Bahnhof am Bahnsteig steht.

A propos Strecke: Gewöhnt euch „Zugstrecke“ ab. „Bahnstrecke“ ist auch nicht schwerer auszusprechen und hat nur einen Buchstaben mehr. Und wie ich schon im vorigen Teil schrieb: Wenn es ein Gleisanschluß ist, dann ist es schon gar keine „Zugstrecke“, sondern eben ein Gleisanschluß.

#Eisenbahn #Fachbegriff #Fachsprache #Zug

 
Weiterlesen...

from Die Eisenbahn – das unbekannte Verkehrswesen

Der Begriff „Bahnhof“ wird tatsächlich sehr häufig falsch verwendet. Auch der Begriff „Strecke“ wird mitunter auf Gleisanlagen angewendet, die gar keine Strecke sind.

Was, mag sich der Leser fragen, ist daran falsch? Und wie ist die korrekte Verwendung?

Bahnhöfe vs. freie Strecke

Grundsätzlich teilen sich Eisenbahnnetze auf in einerseits Strecken und andererseits Bahnhöfe.

Die Eisenbahn-Bau- und Betriebsordnung in Deutschland definiert Bahnhöfe wie folgt:

„Bahnhöfe sind Bahnanlagen mit mindestens einer Weiche, wo Züge beginnen, enden, ausweichen oder wenden dürfen. Als Grenze zwischen den Bahnhöfen und der freien Strecke gelten im allgemeinen die Einfahrsignale oder Trapeztafeln, sonst die Einfahrweichen.“

Wie ein Bahnhof genau aussieht, ist irrelevant. Wenn an einer eingleisigen Strecke irgendwo im Nirgendwo ein zweites Gleis liegt, vielleicht noch mit einem kleinen Betriebsgebäude daneben, aber ohne Bahnsteige, dann ist das ein Betriebsbahnhof – also trotzdem ein Bahnhof. Selbst Goetheweg an der Brockenbahn ist ein Bahnhof. Da gibt es zwar nur eine Weiche, an der ein neigungsloses Stumpfgleis von der 30‰ geneigten Brockenbahn abzweigt, und weder einen Bahnsteig noch ein Empfangsgebäude. Aber es ist ein Bahnhof, und dort kreuzen regelmäßig Züge, auch wenn es für einen davon bedeutet, ein Stück weit rückwärts fahren zu müssen.

Wenn man umgekehrt einen oder mehrere Bahnsteige hat, vielleicht sogar ein Empfangsgebäude, aber keine einzige Weiche, dann ist das kein Bahnhof, sondern ein Haltepunkt. Sogar Hamburg-Dammtor ist eigentlich nur ein Haltepunkt – es gibt ja keine Weichen – und liegt damit streng genommen auf freier Strecke. Die nächsten Weichen liegen erst wieder im Hauptbahnhof oder in der Überleitstelle Sternschanze, dem letzten Rest des ehemaligen Bahnhofs Sternschanze.

Alles, was zwischen Bahnhöfen liegt, gilt also als freie Strecke. Grundsätzlich sind auf Strecken keine Rangierfahrten erlaubt, sondern nur Zugfahrten, die eigenen Vorschriften unterliegen. Auch auf Sicht darf nur in ausdrücklichen Ausnahmefällen gefahren werden und auch das nur mit maximal 40 km/h. Ansonsten wird nach den Signalen gefahren.

In Bahnhöfen wiederum sind Rangierfahrten erlaubt. Hier sind die Vorschriften lockerer, so sind durchgehende Bremsen nicht nötig (meistens ist nur die Rangierlokomotive gebremst, um sich den zeitlichen Aufwand des Kuppelns und Entkuppelns der Bremsleitungen nebst Bremsprobe zu sparen). Rangierfahrten werden auf Sicht und nach Schutzhaltsignalen gefahren – Signale für Zugfahrten haben beim Rangieren keine Gültigkeit. Dafür ist aber die zulässige Höchstgeschwindigkeit beim Rangieren noch geringer als beim Fahren auf Sicht auf der Strecke. Sofern der Bahnhof an mindestens eine Strecke angeschlossen ist – ist er meistens –, sind auch Zugfahrten möglich, die dann auf eine Strecke übergehen und/oder von einer Strecke kommen.

Um mit einem weiteren Irrtum aufzuräumen: Der Bahnhof meint die komplette Anlage innerhalb der Einfahrsignale (bzw. Trapeztafeln auf einigen Nebenbahnen bzw. „Halt für Rangierfahrten“-Tafeln an Streckengleisen, die aus dem Bahnhof herausführen und meistens sowieso auf derselben Höhe wie Einfahrsignale stehen). Dazu zählen also alle technischen Einrichtungen – und nicht nur das Gebäude, in dem früher die Fahrkartenschalter waren (oder manchmal heute noch sind).

Was also häufig der Volksmund mit „Bahnhof“ meint, ist das Empfangsgebäude.

Andere Betriebsstellen dazwischen

Es gibt auch noch andere Betriebsstellen, die wie Zwischenformen anmuten und einerseits ebenfalls der freien Strecke zugeordnet werden, andererseits mitunter aber auch Rangierfahrten zulassen.

Die allereinfachste Form ist die Blockstelle (Bk) zu nennen, die einfach nur aus ein paar Blocksignalen, einem pro Streckengleis, plus Wärterhaus besteht. Die gibt es kaum noch; sie ist ein Relikt aus einer Zeit, als Streckenblöcke noch nicht automatisiert waren. Normalerweise gab es sie nur an mehrgleisigen Strecken, weil es wenig sinnvoll ist, eingleisige Strecken zwischen Bahnhöfen in Blöcke aufzuteilen.

Die einfachste Form mit Weichen ist die Überleitstelle (Üst). Auf zweigleisigen Strecken liegen hier einfach ein oder zwei Gleisverbindungen, die Zügen einen Wechsel zwischen den Streckengleisen ermöglichen. Oder es wird von einem auf zwei Gleise übergegangen, bzw. die Anzahl der Streckengleise verändert sich anderweitig. Es bleibt aber weiterhin dieselbe Strecke. Auch die Überleitstelle wird nur von Blocksignalen gesichert und hat keine Ausfahrsignale.

An Abzweigstellen (Abzw) sind mindestens zwei Strecken auf freier Strecke miteinander verbunden, und Züge können von einer Strecke auf eine andere übergehen. Auch wenn in Deutschland Strecken meistens in Bahnhöfen aufeinandertreffen, gibt es doch Abzweigstellen, z. B. mitten in Hamburg die Abzw Rainweg westlich der Holstenstraße, wo von der Verbindungsbahn zwischen dem Hauptbahnhof und Altona die Verbindungskurven Richtung Diebsteich abzweigen. Simpler fällt die Abzw Hörn südöstlich von Husum aus, wo die eingleisige Strecke aus St. Peter-Ording mit einer einzelnen Weiche an die an dieser Stelle zweigleisige Marschbahn von Hamburg nach Westerland anschließt. Seit die Gleisverbindung entfernt wurde, fahren Züge aus St. Peter-Ording das kurze Stück bis Husum im Gegengleis.

Ladegleise und Gleisanschlüsse an beispielsweise Industriebetrieben sind idealerweise Bahnhöfen zugeordnet und können von da aus per Rangierfahrt erreicht werden. Manchmal erstrecken sich solche Anschlüsse bzw. deren Zufahrten über Kilometer vom zugeordneten Bahnhof weg. Die Zufahrten können durchaus ehemalige Strecken sein, die bis zu den Anschlüssen verkürzt und dem Bahnhof, von dem sie ausgingen, als Bahnhofsgleise zugeordnet wurden, also keine Strecken mehr sind.

Solche Verladeanlagen liegen aber nicht immer an Bahnhöfen, sondern manchmal auch an der freien Strecke, wo kein Bahnhof in der Nähe ist. Hier haben wir es mit Anschlußstellen (Anst) zu tun. Anschlußstellen werden an sich von Zügen angefahren, die sich einerseits innerhalb der Anschlußstelle als Rangierfahrten bewegen (allerdings immer noch gefahren vom Triebfahrzeugführer, dafür nimmt man kein Extrapersonal mit), andererseits in Anschlußstellen aber weder beginnen noch enden (Zuggattung und Zugnummer wechseln dürfen sie), sondern müssen nach der Anschlußbedienung ihre Fahrt fortsetzen.

Dann gibt es noch die Ausweichanschlußstelle (Awanst). Die sieht im Prinzip genauso aus wie eine Anschlußstelle — bis darauf, daß sie häufig sehr viel größer ausfallen kann. Der grundsätzliche Unterschied ist: Wenn ein Zug eine Anschlußstelle bedient, bleibt die Strecke an der Stelle belegt. Wenn er eine Ausweichanschlußstelle bedient, kann die Strecke freigegeben werden, bis der Zug die Ausweichanschlußstelle wieder verläßt. So lange darf er sie aber nicht verlassen. Die Ausweichanschlußstelle hat also mindestens ein richtiges Ausfahrsignal, die Anschlußstelle nicht. Eigentlich sind Ausweichanschlußstellen schon Bahnhöfe, sie werden aber nicht als solche angesehen.

Wenn es an einer dieser genannten Betriebsstellen zusätzlich noch einen oder mehrere Personenbahnsteige gibt – eine Kombination mit einem Haltepunkt also, nicht mit einem vollwertigen Bahnhof –, wird sie zur Haltestelle. Das meint also bei der Eisenbahn etwas ganz anderes als bei der Straßenbahn oder im Busverkehr.

#Eisenbahn #Fachbegriff #Fachsprache #Bahnhof

 
Weiterlesen...

from kenanyildiz1

International Law Firm

Pi Legal Consultancy is an international law firm based in Turkey that offers legal consultancy and advocacy. Our firm consists of qualified experts, experienced lawyers and solicitors having very high level of knowledge and skills on legal matters and their cutting-edge solutions.

With our dynamic and multilingual team of lawyers and experts holding advanced degrees and extensive experience in their areas of expertise, we are committed to providing reliable and to-the-point guidance as well as practical solutions in today’s volatile political and economic landscape and fast changing regulatory environment.

Our clients value our multidisciplinary approach, innovative methods, in-depth knowledge and fresh thinking, and we aim for the best results for them. Trust is of essence in our relations with our clients. We always try to do the right thing, to be honest, plain speaking and steadfast in our core values: integrity, diversity, excellence and client focus.

In this context, we deliver legal services in key areas, including corporate governance, banking and finance, administrative and commercial cases, mergers&acquisitions, energy and mining. You can click “Practice Areas” in order to access all our fields of work. Our lawyers provide the best possible advice to clients from various business and financing sectors to achieve their commercial aims. We also provide guidance and professional support in the creation and execution of the legal infrastructure of large-scale foreign investment projects.

In addition to our English, French and German speaking lawyers, we have recently added to our team of experts Spanish, Arabic, Persian and Russian speakers who can prepare all required communication, correspondence and documentation in all these languages.

 
Devamını oku...

from anatorianoinja

Aşk denilen hastalık insanın hayatına birden bire girebilen bir eylem. Yıllarca sempati duyduğum insan bir gün karşıma çıktı ve aşık oldum, bu kadar basitmiş. Tabii bunun tek taraflı olmasının faydasından çok zararı oluyor, senelerce unutamayacağım diye kafama kazınmış.

Bir insanın üzerine ne kadar düşerseniz o kadar uzaklaşıyor, çok klişe bir söz ama çok doğru. Çabuk elde edilebilen bir şeyden çabuk soğursunuz, o mantık. İnsanı çaba sarfetmeden elde etmek gerekiyor. Bu hayatta yaptığınız herseyle olabilir. Kültürel açıdan kendini geliştirmiş insan beş-sıfır önde başlıyor hayata ve söz konusu olan ilişkilere. Kültürel olarak sadece bir konu üzerinde uzmanlaşmak da yetmiyor ama, çoğu şeyde fikir sahibi olmak gerekiyor.

Bütün bunlara sahipken ben neden elde edemiyorum? Kesin param yok diye

 
Read more...

from trimbakeshwar

महामृत्युंजय मंत्र का जाप क्यों करना चाहिए ?

https://www.purohitsangh.org/hindi/mahamrityunjay-mantra महामृत्युंजय मंत्र एक धार्मिक मंत्र है जिसे “रुद्र मंत्र” के रूप में भी जाना जाता है। रुद्र भगवान त्र्यंबकेश्वर (भगवान शिव) का उग्र रूप है। महामृत्युंजय शब्द तीन शब्दों महा (महान), मृत्यु (मृत्यु) और जया (विजय) का संयोजन है, जिसका अर्थ है मृत्यु पर विजय। महामृत्युंजय मंत्र को भगवान शिव (भगवान त्र्यंबकेश्वर) के रूप में जाना जाता है। महामृत्युंजय मंत्र प्राचीन हिन्दू ग्रंथों (ऋग्वेद) में मिलता है जिसके रचयिता ऋषि वशिष्ठ हैं। सबसे शक्तिशाली मंत्र, “महामृत्युंजय मंत्र”, का एक और नाम है जिसे “त्र्यंबकम मंत्र” कहा जाता है, जो भगवान शिव की तीन आंखों को संदर्भित करता है। महामृत्युंजय का अर्थ है बुराई पर विजय प्राप्त करना और आत्मा से अलगाव के भ्रम पर विजय प्राप्त करना।

महामृत्युंजय मंत्र शारीरिक मृत्यु के लिए नहीं बल्कि आध्यात्मिक मृत्यु को ठीक करने और जीतने के लिए जाना जाता है, इसलिए इस त्र्यंबकम मंत्र का जाप करने से व्यक्ति को परम देवता भगवान शिव का आशीर्वाद मिलेगा। महामृत्युंजय मंत्र पढ़ते हुए हम भगवान शिव (भगवान त्रयंबकेश्वर) से मृत्यु पर विजय प्राप्त करने की प्रार्थना करते हैं। महामृत्युंजय मंत्र की शक्ति ऐसी है कि मृत व्यक्ति फिर से जीवित हो सकता है। महामृत्युंजय मंत्र का धार्मिक तरीके से जप करने से अप्राकृतिक मृत्यु और गंभीर और पुरानी बीमारियों से बचाव हो सकता है। प्रतिदिन महामृत्युंजय मंत्र का जाप ही व्यक्ति को बुरी आत्माओं से बचा सकता है।

महामृत्युंजय जप किसे करना चाहिए?

कुंडली में कालसर्प दोष योग के दौरान महामृत्युंजय का जाप किया जाता है। घर का व्यक्ति हमेशा बीमार रहेगा। जब किसी व्यक्ति के जन्म प्रमाण पत्र की आयु कम हो । बुरी बीमारियों से बचाव के लिए महामृत्युंजय का जाप किया जाता है।

महामृत्युंजय का जप करने से क्या लाभ होते हैं?

इस जप को करने से आध्यात्मिक उत्थान होता है। इस जप को नियमित रूप से करने से दुर्घटनाओं को रोका जा सकता है। जप करने से जीवन में कोई भी काम सिद्ध न होने पर कार्य को पूर्ण करना आसान हो जाता है। ग्रहों के अच्छी स्थिति में न होने पर व्यक्ति की जन्म कुंडली में जप करने से सभी दोष दूर हो जाते हैं। नकारात्मकता के सभी रूप नष्ट हो जाते हैं। महामृत्युंजय का जाप करने से इसमें अनेक दिव्य अदृश्य तरंगें प्रवाहित होती हैं जिनमें समस्त देवताओं की शक्ति समाहित होती है। ये बल शरीर के चारों ओर एक खोल बनाते हैं जो रक्षक को सभी बुरी बाधाओं से बचाता है। महामृत्युंजय का जाप करने से मानसिक दबाव या काल्पनिक भय होने पर तत्काल शांति मिलती है। महामृत्युंजय का जप ऐसे समय में जब जीवन में आत्मविश्वास कम हो जाता है और अवसाद होता है, तब अभिष्टसिद्धि प्राप्त होती है।

त्रयंबकेश्वर में ही महामृत्युंजय मंत्र का जाप क्यों? https://www.purohitsangh.org/hindi/ महामृत्युंजय जप एकमात्र त्रयम्बकेश्वर ज्योतिर्लिंग है, जो श्री ब्रह्मा-विष्णु-महेश के त्रिदेवों का संयोजन है। दरअसल भगवान महामृत्युंजय त्रिमूर्ति रूप महादेव हैं। इसलिए भक्तों का यह निरंतर अनुभव है कि यहां बनाए गए मंत्र, जाप, घर-हवन, यज्ञ तत्काल लाभ देते हैं। यही कारण है कि देश-विदेश से कई श्रद्धालु अपनी मनोकामना सिद्ध करने के लिए यहां आते हैं। आपको दुर्घटनाओं से सुरक्षा के साथ-साथ अभिशापों से मुक्ति की भी आवश्यकता होगी। जब जन्म प्रमाण पत्र में पितृ दोष हो ।

ज्योतिषशास्त्र के अनुसार जन्म, दशा, स्थूल अवस्था आदि में ग्रह दोष होने की संभावना होने पर इसका जप करना आवश्यक है। कुंडली में ग्रहों के कारण होने वाले दोष होने पर दुष्प्रभाव दूर करने के लिए महामृत्युंजय का जाप किया जाता है। बार-बार आर्थिक नुकसान होगा। लग्न का मिलान करते समय पत्रिका में षडष्टक योग होगा। जब मन धार्मिक कार्यों से दूर होता जा रहा हो। परिवार के सदस्यों में सहमति नहीं बन सकती है या छोटे-छोटे कारणों से झगड़े हो सकते हैं। गुरु के मार्गदर्शन में इस अनुष्ठान को करना अधिक लाभकारी होता है, इसलिए वैज्ञानिक तरीके से मंत्र का जाप न करने पर चिंता करने का कोई कारण नहीं है। त्र्यंबकेश्वर में शासकीय ताम्रपत्रधारी गुरुजी द्वारा श्री त्रयंबकेश्वर ज्योतिर्लिंग के समक्ष भक्तों की ओर से महामृत्युंजय का जाप किया जाता है। अधिक जानकारी के लिए उपरोक्त तांबे के मढ़वाया गुरुजी से संपर्क करें।

त्र्यंबकेश्वर पुरोहित संघ गुरुजी https://www.purohitsangh.org/hindi/trimbakeshwar-guruji त्र्यंबकेश्वर में विरासत के कारण केवल गुरुजी और उनका परिवार ही विभिन्न पूजा कर सकते हैं और श्री नानासाहेब पेशवा (पेशवा बालाजी बाजीराव) द्वारा दिया गया एक प्राचीन ताम्र विज्ञान है। इस गुरुजी को “ताम्रपत्रधारी” के नाम से जाना जाता है। यदि आप नए हैं और त्रयंबकेश्वर ज्योतिर्लिंग के दर्शन कर रहे हैं, तो आपको चिंता करने की आवश्यकता नहीं है क्योंकि त्रयंबकेश्वर पंडितजी पूजा और साहित्य के लिए आवश्यक सब कुछ प्रदान करते हैं। वे पूजा के दिनों के दौरान श्राद्धकार और उसके परिवार के लिए घर के पके हुए (सात्विक) भोजन और अच्छे आवास की पेशकश भी करते हैं। पूजा की लागत पूरी तरह से सभी चीजों की जरूरतों पर निर्भर करती है। पुरोहित संघ की वेबसाइट से त्र्यंबकेश्वर पंडित जी की ऑनलाइन बुकिंग कर सकते हैं।

 
Read more...

from trimbakeshwar

महामृत्युंजय मंत्र का जाप क्यों करना चाहिए ? https://www.purohitsangh.org/hindi/mahamrityunjay-mantra

महामृत्युंजय मंत्र एक धार्मिक मंत्र है जिसे “रुद्र मंत्र” के रूप में भी जाना जाता है। रुद्र भगवान त्र्यंबकेश्वर (भगवान शिव) का उग्र रूप है। महामृत्युंजय शब्द तीन शब्दों महा (महान), मृत्यु (मृत्यु) और जया (विजय) का संयोजन है, जिसका अर्थ है मृत्यु पर विजय। महामृत्युंजय मंत्र को भगवान शिव (भगवान त्र्यंबकेश्वर) के रूप में जाना जाता है। महामृत्युंजय मंत्र प्राचीन हिन्दू ग्रंथों (ऋग्वेद) में मिलता है जिसके रचयिता ऋषि वशिष्ठ हैं। सबसे शक्तिशाली मंत्र, “महामृत्युंजय मंत्र”, का एक और नाम है जिसे “त्र्यंबकम मंत्र” कहा जाता है, जो भगवान शिव की तीन आंखों को संदर्भित करता है। महामृत्युंजय का अर्थ है बुराई पर विजय प्राप्त करना और आत्मा से अलगाव के भ्रम पर विजय प्राप्त करना।

महामृत्युंजय मंत्र शारीरिक मृत्यु के लिए नहीं बल्कि आध्यात्मिक मृत्यु को ठीक करने और जीतने के लिए जाना जाता है, इसलिए इस त्र्यंबकम मंत्र का जाप करने से व्यक्ति को परम देवता भगवान शिव का आशीर्वाद मिलेगा। महामृत्युंजय मंत्र पढ़ते हुए हम भगवान शिव (भगवान त्रयंबकेश्वर) से मृत्यु पर विजय प्राप्त करने की प्रार्थना करते हैं। महामृत्युंजय मंत्र की शक्ति ऐसी है कि मृत व्यक्ति फिर से जीवित हो सकता है। महामृत्युंजय मंत्र का धार्मिक तरीके से जप करने से अप्राकृतिक मृत्यु और गंभीर और पुरानी बीमारियों से बचाव हो सकता है। प्रतिदिन महामृत्युंजय मंत्र का जाप ही व्यक्ति को बुरी आत्माओं से बचा सकता है।

महामृत्युंजय जप किसे करना चाहिए?

कुंडली में कालसर्प दोष योग के दौरान महामृत्युंजय का जाप किया जाता है। घर का व्यक्ति हमेशा बीमार रहेगा। जब किसी व्यक्ति के जन्म प्रमाण पत्र की आयु कम हो । बुरी बीमारियों से बचाव के लिए महामृत्युंजय का जाप किया जाता है।

महामृत्युंजय का जप करने से क्या लाभ होते हैं?

इस जप को करने से आध्यात्मिक उत्थान होता है। इस जप को नियमित रूप से करने से दुर्घटनाओं को रोका जा सकता है। जप करने से जीवन में कोई भी काम सिद्ध न होने पर कार्य को पूर्ण करना आसान हो जाता है। ग्रहों के अच्छी स्थिति में न होने पर व्यक्ति की जन्म कुंडली में जप करने से सभी दोष दूर हो जाते हैं। नकारात्मकता के सभी रूप नष्ट हो जाते हैं। महामृत्युंजय का जाप करने से इसमें अनेक दिव्य अदृश्य तरंगें प्रवाहित होती हैं जिनमें समस्त देवताओं की शक्ति समाहित होती है। ये बल शरीर के चारों ओर एक खोल बनाते हैं जो रक्षक को सभी बुरी बाधाओं से बचाता है। महामृत्युंजय का जाप करने से मानसिक दबाव या काल्पनिक भय होने पर तत्काल शांति मिलती है। महामृत्युंजय का जप ऐसे समय में जब जीवन में आत्मविश्वास कम हो जाता है और अवसाद होता है, तब अभिष्टसिद्धि प्राप्त होती है।

त्रयंबकेश्वर में ही महामृत्युंजय मंत्र का जाप क्यों?

महामृत्युंजय जप एकमात्र त्रयम्बकेश्वर ज्योतिर्लिंग है, जो श्री ब्रह्मा-विष्णु-महेश के त्रिदेवों का संयोजन है। दरअसल भगवान महामृत्युंजय त्रिमूर्ति रूप महादेव हैं। इसलिए भक्तों का यह निरंतर अनुभव है कि यहां बनाए गए मंत्र, जाप, घर-हवन, यज्ञ तत्काल लाभ देते हैं। यही कारण है कि देश-विदेश से कई श्रद्धालु अपनी मनोकामना सिद्ध करने के लिए यहां आते हैं। आपको दुर्घटनाओं से सुरक्षा के साथ-साथ अभिशापों से मुक्ति की भी आवश्यकता होगी। जब जन्म प्रमाण पत्र में पितृ दोष हो ।

ज्योतिषशास्त्र के अनुसार जन्म, दशा, स्थूल अवस्था आदि में ग्रह दोष होने की संभावना होने पर इसका जप करना आवश्यक है। कुंडली में ग्रहों के कारण होने वाले दोष होने पर दुष्प्रभाव दूर करने के लिए महामृत्युंजय का जाप किया जाता है। बार-बार आर्थिक नुकसान होगा। लग्न का मिलान करते समय पत्रिका में षडष्टक योग होगा। जब मन धार्मिक कार्यों से दूर होता जा रहा हो। परिवार के सदस्यों में सहमति नहीं बन सकती है या छोटे-छोटे कारणों से झगड़े हो सकते हैं। गुरु के मार्गदर्शन में इस अनुष्ठान को करना अधिक लाभकारी होता है, इसलिए वैज्ञानिक तरीके से मंत्र का जाप न करने पर चिंता करने का कोई कारण नहीं है। त्र्यंबकेश्वर में शासकीय ताम्रपत्रधारी गुरुजी द्वारा श्री त्रयंबकेश्वर ज्योतिर्लिंग के समक्ष भक्तों की ओर से महामृत्युंजय का जाप किया जाता है। अधिक जानकारी के लिए उपरोक्त तांबे के मढ़वाया गुरुजी से संपर्क करें।

त्र्यंबकेश्वर पुरोहित संघ गुरुजी https://www.purohitsangh.org/hindi/trimbakeshwar-guruji त्र्यंबकेश्वर में विरासत के कारण केवल गुरुजी और उनका परिवार ही विभिन्न पूजा कर सकते हैं और श्री नानासाहेब पेशवा (पेशवा बालाजी बाजीराव) द्वारा दिया गया एक प्राचीन ताम्र विज्ञान है। इस गुरुजी को “ताम्रपत्रधारी” के नाम से जाना जाता है। यदि आप नए हैं और त्रयंबकेश्वर ज्योतिर्लिंग के दर्शन कर रहे हैं, तो आपको चिंता करने की आवश्यकता नहीं है क्योंकि त्रयंबकेश्वर पंडितजी पूजा और साहित्य के लिए आवश्यक सब कुछ प्रदान करते हैं। वे पूजा के दिनों के दौरान श्राद्धकार और उसके परिवार के लिए घर के पके हुए (सात्विक) भोजन और अच्छे आवास की पेशकश भी करते हैं। पूजा की लागत पूरी तरह से सभी चीजों की जरूरतों पर निर्भर करती है। पुरोहित संघ की वेबसाइट से त्र्यंबकेश्वर पंडित जी की ऑनलाइन बुकिंग कर सकते हैं।

 
Read more...

from Apocrifografies

Tal com el títol ens ho suggereix, em proposo de reflexionar sobre la salut mental. Ho faig des d’un punt de vista més aviat antropològic, ja que les meves observacions em fan pensar que la societat planetària està greument malalta i a punt de col·lapsar per una tendència autodestructiva. Per il·lustrar la problemàtica del tarannà civilitzatori, exposaré la semblança entre el perfil polític del govern estatunidenc i el perfil psicològic del trastorn narcisista de personalitat. La idea de la comparació no és original, ja que alguns comentaris en un debat sobre la situació geopolítica em van inspirar a reflexionar sobre el tema. Considerant que la qüestió no té gaire presència en la divulgació política, penso que l’assumpte mereix una investigació més exhaustiva perquè es pugui prendre consciència de les dinàmiques socials corresponents i contextualitzar oportunament els successos històrics de la crisi multidimensional de l’actualitat. Així mateix, la reflexió serveix per expressar la meva indignació sobre els deliris de la política i denuncia tant el plantejament supremacista en general com l’imperialisme del govern dels EUA en concret.

Alguns comentaris preliminars respecte a la metodologia

D’antuvi, convé remarcar que aquesta anàlisi, que manca la formalitat metodològica estricta de la ciència, no pretén insinuar una diagnosi conclusiva del tot. La qüestió és molt complexa i només una aproximació pluridisciplinària pot tenir en compte els factors múltiples des de vessants diferents. Així doncs, penso que aquesta aproximació orientativa a l’afer identifica temes rellevants per a una recerca exhaustiva i apunta alguns arguments dignes de consideració per a la resolució de la crisi civilitzatòria actual. Espero que ens ajudi, com a mínim, a entendre una mica millor alguns trets psicològics que podríem considerar indesitjables per al progrés de l’empresa humanitària. A més a més, vull ressaltar que soc crític de l’excessiva clinicalització de les conductes. Penso que les definicions psicològiques són a vegades dubtoses o poc adients i comentaré més detalladament aquesta polèmica de l’àmbit de les psicopatologies en la part final de l’escrit.

Així és que la comparació es basa en una caracterització psicològica que no és indiscutible, sinó que existeixen teories diverses que descriuen i expliquen els detalls característics del narcisisme. Encara més, s’hi identifiquen un ventall d’intensitats i es proposen factors diferents pel que fa a les causes possibles del trastorn. Quant a aquest estudi, el marc de referència és el Manual diagnòstic i estadístic dels trastorns mentals, que és una obra utilitzada extensament en l’àmbit científic occidental. En comentaré els nou criteris simptomatològics del Trastorn de la personalitat narcisista (TPN), dels quals s’ha de manifestar almenys cinc per complir el diagnòstic en un context professional i estandarditzat.

El TPN és un trastorn en el qual «una persona està excessivament preocupada pel seu poder, prestigi i vanitat, i és mentalment incapaç de veure els efectes destructius que es causa a si mateixa i a persones terceres.»

En canvi, la caracterització del perfil polític del govern estatunidenc no és tan controvertida quant a la metodologia, atès que es pot analitzar al peu de la lletra la comunicació institucional i les actuacions polítiques per conèixer el tarannà actual i històric. No obstant això, les intencions estratègiques del govern no es comuniquen sempre obertament i la interpretació de les dades pot deixar marge per a la controvèrsia política. En qualsevol cas, es pot observar una continuïtat històrica d’alguns conceptes principals, per bé que hi pot haver també una variació considerable segons l’època i la representació política en qüestió. En conseqüència, faré referència a les concepcions històriques que han mantingut la seva presència, en menor o major grau, en el plantejament ideològic governamental i la cultura estatunidenca, indicant alguns elements rellevants de l’actualitat política.

La comparació

Per començar, no hi ha cap dubte que el somni americà és una de les idees més importants de la cultura i societat estatunidenca. Com que aquest concepte representa els ideals que defineixen el funcionament principal del projecte polític al llarg de la història del país, podem relacionar fàcilment aquesta actitud amb la simptomatologia del TPN. En concret, es planteja l’oportunitat de prosperar i reeixir per a tota la ciutadania dels EUA «segons la seva habilitat o el seu treball, independentment de la seva classe social o les circumstàncies de les quals prové.»

Per una banda, hi ha una concordança clara del plantejament amb un criteri per a l’avaluació del perfil psicològic, és a saber, «la preocupació amb fantasies d'èxit il·limitat, poder, brillantor, bellesa o amor idoni.»(DSM) Aquest idealisme fantasiós forma part del bagatge ideològic de les institucions polítiques d’una manera continuada.

Per l’altra banda, aquest concepte facilita la vinculació d’altres observacions psicològiques rellevants que es poden detectar en les idees polítiques. Tanmateix, el somni americà, que descriu els EUA com la terra de les oportunitats, és suposadament la causa dels sentiments proamericans en països que no gaudeixen de la llibertat estatunidenca. En efecte, moltes de les persones que decideixen migrar cap a aquella terra d’abundància creuen en la certesa de la promesa, encara que la realitat pugui ser una altra. Així és que es compleix un altre criteri de l’anàlisi: «l’enveja o creença que són l’enveja d’altres persones.»(DSM)

De manera paral·lela, aquesta observació sobre la idealització dels EUA connecta amb un altre símptoma del trastorn en combinació amb un altre concepte polític que forma part del plantejament estatunidenc. La idea en qüestió és el món lliure, cosa que va ser originalment un terme propagandístic emprat en la guerra freda, però que encara té una presència en els discursos polítics de l’actualitat. La proposició ideològica separa la comunitat internacional; hi ha els països que comparteixen els ideals estatunidencs, és a dir, el somni americà, i els altres que podríem anomenar bàrbars. La implicació d’aquesta definició del projecte imperialista, que insinua una llibertat suprema, és que els EUA «demanen una admiració excessiva»(DSM), cosa que és un altre criteri del diagnòstic.

El següent punt a considerar és la «creença que són especials i únics, mentre que només poden ser entesos per (o haurien d'associar-se amb) altres persones (o institucions) especials o d'estatus alt.»(DSM) Per un costat, podem aplicar aquest criteri al concepte del món lliure, atès que l’aliança defineix l’associació privilegiada. Per l’altre, convé fer esment específic d’un altre aspecte important del tarannà estatunidenc, és a dir, l’americentrisme, que és la «tendència a assumir que la cultura dels Estats Units és més important que la d'altres països o a jutjar les cultures estrangeres segons els estàndards culturals americans.» És fàcil veure com aquesta doctrina supremacista es manifesta en la idiosincràsia estatunidenca d’una manera diversa, ja sigui en el marc de l’imperialisme cultural, ja sigui en el context de les polítiques no-intervencionistes. Unes bones mostres d’això són l’americanització dels mitjans de comunicació i el posicionament nacionalista dels governs que actuaven sota el paradigma «America First».

Cal remarcar que hi ha uns fenòmens relacionats que ens mostren altres característiques rellevants del perfil psicològic en aquest context. En particular, podem considerar la «grandiloqüència»(DSM), és a dir, l’exagerada estimació pròpia, de l’ultranacionalisme, que és una idea política present en grans parts de la societat estatunidenca actual. Això es va posar de manifest en l’elecció del president Donald Trump, qui va representar aquesta mena de sentiments. Encara més, l’agenda política sota el lema «Make America great again» no només demostrava les seves «conductes o actituds arrogants i altives»(DSM), sinó que es pot detectar la mateixa actitud supremacista en campanyes d’altres polítics.

En un altre ordre de funcions hauríem de fer una especial referència a l’excepcionalisme estatunidenc, ja que es tracta d’una idea que defineix històricament el perfil del govern en les seves relacions internacionals. Les actuacions polítiques evidencien el plantejament arrogant dels representants, ja que consideren que els EUA tenen un rol privilegiat en l’ordre internacional i poden ignorar els convenis quan vulguin. Clarament, aquesta actitud representa un símptoma del TPN, atès que observem «un sentit de legitimació i unes expectatives inadmissibles d’un tractament especialment favorable o una conformitat automàtica amb les seves expectatives.»(DSM) Un bon exemple de l’excepcionalisme és la política exterior bel·licista dels EUA, ja que les seves vulneracions sistemàtiques de drets humans i del dret internacional no s’haurien de perseguir mai jurídicament, mentre que el compliment de la normativa internacional és requerit per part dels adversaris del seu imperi.

Encara més, les mesures coercitives i abusives per part del govern estatunidenc posen en evidència dues altres característiques del perfil psicològic. Per una banda, podem observar que la representació política exhibeix una «manca d’empatia»(DSM) amb la seva doble moral, és a saber, és poc disposada a reconèixer o identificar les sensacions i les necessitats d'altres persones. No solament menyspreen el dolor de les poblacions que pateixen les conseqüències de les intervencions estatunidenques, sinó que podem observar també la incapacitat del govern a prendre en consideració els interessos governamentals d’altres països. N’és un bon exemple la inquietud russa per l’expansió cap a l’est de l’OTAN.

En darrer terme, cal insistir en el perfil neocolonialista dels EUA i podem dir que tot el bagatge polític busca el benefici propi i persegueix la realització d’una estratègia imperialista. Els interessos econòmics són un factor important en les relacions internacionals del govern i els tractats comercials acostumen a ser extractivistes per prendre control dels recursos naturals. En conseqüència, podem considerar que es compleix també el criteri de ser «explotadors en les relacions interpersonals, aprofitant altres per aconseguir els seus objectius.»(DSM)

Què podem treure en net d’aquesta comparació?

Ara que hem vist que el perfil polític dels EUA té clarament una semblança amb el perfil psicològic d’una persona que pateix del TPN, convé interpretar cautelosament aquesta correlació, tenint en compte la complexitat de la qüestió. De tota manera, una observació fascinadora és que es compleixen històricament tots els criteris del manual diagnòstic, de manera que estaria interessant valorar rigorosament el perfil del govern actual.

La idea central de l’afer és que hi ha la coincidència d’una caracterització política amb el trastorn conductual, cosa que convé considerar en un context més elaborat. Així és que podem preguntar-nos de quina manera funciona la retroalimentació de la ideologia i del marc mental de la població. Per tant, podríem sospitar que persones que tenen el perfil narcisista tendirien a perseguir càrrecs polítics i arribarien consegüentment a tenir una representació majoritària, motiu pel qual el perfil governamental s’adaptaria a les seves idees. De manera paral·lela, les polítiques influeixen en el pensament de la població per la propagació massiva en els mitjans de comunicació i així els plantejaments narcisistes acabarien integrant-se a la producció cultural. Així el narcisisme en la societat seria un peix que es mossega la cua.

Convé destacar algunes altres dinàmiques socials que podríem relacionar amb les causes estructurals del narcisisme. En primer lloc, s’ha de tenir en compte que vivim en una societat capitalista en la qual s’idealitza l’individualisme i s’afavoreix el sorgiment de l’egoisme en un marc de referència competitiu. Encara més, el darwinisme social hi ha estat present en contextos ideològics diversos, ja sigui en l’egocentrisme de l’àmbit capitalista ultraliberal, ja sigui en el racisme de l’entorn ultranacionalista. De totes maneres, algunes de les conductes característiques del narcisisme formen part d’un bagatge ideològic que les fomenta.

En segon lloc, podem observar un culte a la personalitat en els mitjans de comunicació d’una manera força universal i és raonable sospitar que això pugui contribuir a la propagació de la vanitat entre la població. En el cas concret de les xarxes socials, l’obsessió amb els perfils virtuals i les selfies té una vinculació clara amb el TPN.

En tercer lloc, cal fer esment específic del tribalisme, que ha estat un fenomen quasi universal al llarg de la història de les civilitzacions humanes, ja que la identitat cultural i ètnica ha significat sovint un avantatge evolutiu en la formació de les societats. Ara bé, un sentiment fort de pertinença a algun grup pot també contribuir a la creació de conflictes socials, o bé en afers interns de la tribu, o bé en confrontacions amb tribus diferents. El punt més destacable és que el tribalisme es caracteritza per una actitud excepcionalista, de la qual la doble moral és una manifestació ètica.

Fent esment d’aquestes consideracions socials, espero que hagi exposat oportunament la necessitat d’una aproximació multidisciplinària en el marc d’aquesta investigació. Cal insistir que és important tenir una comprensió extensa dels processos socials per fer una anàlisi política. Per una banda, la sociologia aporta una visió general de la situació, proporcionant més context a l’estudi de les estructures organitzatives. Per l’altra banda, l’antropologia pot ajudar a entendre millor la condició humana, mentre que la psicologia en pot oferir detalls funcionals. El meu suggeriment conclusiu pel que fa a la salut mental és que s’intenti analitzar els problemes psicològics d’una manera que el marc de referència englobi els factors socials diversos per tal d’oferir una resolució mitjançant canvis polítics estructurals.

A continuació, vull remarcar la meva aproximació crítica a les qüestions psicològiques, ja que la clinicalització excessiva de conductes determinades pot tenir efectes contraproduents per al progrés de la humanitat. Posat que presento la meva reflexió des de l’àmbit social, espero que no se la interpreti com una intromissió inoportuna al debat. Encara més, prescindint de formació psicològica oficial, espero que s’entengui que només ofereixo unes observacions que podrien servir com una inspiració per a la recerca científica. Breument, no pretenc ser una referència diagnòstica.

Amb tot, entenc que el procés del diagnòstic dels trastorns mentals significa una identificació de patrons de comportament que es consideren un deteriorament del funcionament personal, és a dir, la malaltia mental afecta negativament el pacient i el seu entorn social. Òbviament, el marc de referència pot variar segons les normes socials i el funcionament correcte és la normalitat definida per la comunitat, cosa que pot ser una realitat diferent en un altre context cultural. Per tant, la manca d’adaptació a una societat que funciona malament no hauria de ser considerada necessàriament un trastorn, car la causa del problema podria ser en realitat una estructura social inconvenient. És per aquesta raó que penso que la dicotomia de la normalitat i la anormalitat, o sigui, la salut mental i els seus trastorns, pot ser un plantejament erroni si no es consideren d’una manera oportuna les dinàmiques socials de la qüestió. Certament, les àrees d’estudi de la psicologia són diverses i s’hi investiguen els estats de consciència dels éssers humans des de vessants diferents. És precisament la branca social que hauria de tenir un paper més important perquè es pogués sortir dels cercles viciosos dels trastorns. Una economia i política veritablement saludable no presentaria tants casos de persones amb trastorns mentals com la civilització actual, ja que l’estructura social facilitaria una vida més satisfactòria i una convivència més harmònica. Ara bé, alliberar-nos de les nombroses causes estructurals és una empresa enorme i el progrés quant a la salut mental es manifestarà gradualment, atès que l’adaptació a nous paradigmes socials requereix el seu temps.

Desgraciadament, la tendència dels afers socials és tot el contrari: la clinicalització serveix en gran part una funció continuista de control social al servei de les polítiques opressives i en molts països les actuacions governamentals no mostren una millora significant en relació amb les qüestions importants, com ara la desigualtat. L’escenari geopolític n’és un bon exemple i aquest escrit ha intentat d’exposar la responsabilitat dels governs en l’assumpte. El més important és adonar-nos que durant dècades l’ordre internacional ha estat dominada pel govern estatunidenc i els vassalls occidentals, per tal de definir les regles del joc d’una manera pràcticament supremacista. No hi ha cap dubte que existeix un projecte imperialista estatunidenc que vol tenir el planeta sota control polític i econòmic, i que ha marcat el perfil estratègic del govern durant dècades. L’anàlisi psicològica del perfil polític ens ha donat a entendre que la manera com els EUA es comporten és típic d’una persona narcisista que manté relacions abusadores. Convé ressaltar la complicitat dels països aliats que no qüestionen l’hegemonia explotadora, ja que es beneficien igualment de la situació privilegiada. Encara més, s’ha de tenir en compte que en molts casos un govern no representa els interessos reals de la població pròpia, sinó els d’una elit política i econòmica, cosa que significa una dimensió interna de les relacions abusives.

En definitiva, el modus operandi explotador de l’imperi occidental ha d’acabar si volem construir un món en el qual es respectin els drets humans universals, atès que el lideratge dels governs hegemònics és hipòcrita i conflictiu. Així les coses, la dicotomia de la preeminència de la civilització occidental per damunt els pobles bàrbars restants és una farsa manifesta. En canvi, no convindria fer un plantejament transcultural que fomentés l’harmonia en un context lliure d’abús sistemàtic? Observant la frenesia bel·licista de l’actualitat geopolítica, tinc més aviat poca fe en la humanitat per tal que canviï sistemàticament les circumstàncies. Encara més, el canvi climàtic ens obliga a actuar de pressa per evitar un col·lapse econòmic. Globalment, em quedo amb la conclusió personal que l’ésser humà es troba encara en un estadi primitiu amb les seves barbaritats supremacistes. Ja veurem si aconsegueix a revertir la tendència autodestructiva i comenci a cuidar la vida, la seva i la dels altres. Coneixeu alguna iniciativa occidental que consideri d’una manera veritablement autocrítica el plantejament dels seus afers polítics? Això sí que seria un bon començament. El pas següent seria la creació d’una unitat de cures intensives en la qual s’apliquessin unes teràpies realment eficaces.

 
Read more...